Jumat, 21 Maret 2014

One of the best day off (Part 2)

Setelah melihat peta tersebut, kami tertarik untuk menuju ke bagian bunga Raflesia, yah mengapa tidak, bunga ini sangat jarang sekali ditemui dan hanya mekar 7 hari dalam 1 kali berkembang. Tapi hari itu memang bukan hari yang baik untuk kami, setelah bingung kesana kemari, kamipun tidak menemukan apa-apa. Yang kami temukan adalah Istana Bogor yang terkenal dengan rusa-rusanya. Sembari bercengkrama kamipun bercanda tentang prilaku ibu negara yg suka sewot-sewot klo di Instagram (ampun bu). Tak lupa foto berlatarkan Istana Bogor.

 Kalau ini dimasukin Instagram, Bu Ani sewot ga ya??

Setelah itu kami menuju ke Taman Anggrek. Jaraknya lumayan jauh sih,namun karena si Wanita ini pengen kesana, jadi apapun keinginannya akan saya turuti (I'm Genie for your dream *sambil joget-joget ala SNSD). Ditengah perjalanan panjang kami menemukan banyak bunga-bunga yang mekar. Bagus banget lhoooo. Jalan jauh jadi tidak terasa karena hamparan pohon dan bunga-bunga sekitar seakan membuat kita lupa bahwa kita berada di sebuah kota. Cuma banyak pemandangan yang agak annoying sih. Banyak banget bangku-bangku atau gazebo yang disediain malah dibuat pacaran dan bermesum-mesuman -_-". Ah, tapi apapun itu kami tetap ingin melihat bunga-bunga anggrek yang indah seperti hati kami yang sedang berbunga-bunga (sebenarnya sih lebih ke hati saya yang berbunga-bunga hahahaha). Ternyata ini lebih seperti graha bukan taman dan memang sebagai tempat untuk perawatan anggrek-anggrek. Ga rugi lah menempuh jalan kaki yang lumayan, tp hasilnya Worth it!!!




Beautiful, aren't they?

Selasai dengan berkeliling ceria di Kebun Raya Bogor, rupanya menyebabka perut kami kembali lapar (alesan, padahal emang doyan makan). Kamipun memutuskan untuk mencoba Maccaroni Panggang yang tempatnya juga tidak jauh dari kedai kita (hanya berbeda gang/jalan). Rasanya memang mantep, wajib coba lah klo jalan-jalan ke bogor. Recommended!!!

Ngileeerrrrr.....

Tak lupa sebelum kembali ke jakarta, kamipun mampir untuk membeli Pia Apple Pie sebagai buah tangan untuk sanak saudara (buahahhaa, jaman SD banget ini bahasa baku).

Dari wisma kencana naik angkot menuju stasiun bogor. Tiket KRL balik sudah ditangan dan sayapun naik KRL untuk kedua kalinya (Penting!!!), tak lupa melaksanakan Sholat Maghrib (walaupun bersenenang di dunia, akhiratnya jangan lupa ya guys). Kemudian kami menuju jalur 6 menaiki KRl yang akan membawa kami kembali ke Jakarta. Diperjalanan ternyata beberapa KRl didepan kami ada yang mogok, dan kami juga sempat dipindah ke Gerbong lain dan harus menunggu gerbong yg mogok untuk dikeluarkan dr jalur, alhasil kami baru sampai jakarta jam 10 malam (kurang lebih 3 jam lebih dari yang seharusnya hanya 1 jam setengah). Kami turun di stasiun Gondangdia, dan lanjut naik Kopaja 20 untuk ke Pejambon (mengantarkan si wanita kembali ke kosnya). Berakhirlah perjalanan saya berdua dengannya (sedihhh... huhuhhuhuhu). Setelah saya berpamitan dengannya, saya akhirnya dijemput sahabat-sahabat saya  dr kampus dulu yang memang bekerja di Jakarta juga. Ada Si Farid, Karna dan Ricky. Kamipun memang berencana untuk bermain billiard di daerah JakSel. setelah sampai di tempat Billiard langganan kami tersebut, langsung aja nyodok kesana kemari. Namun tak lama sekitar jam setengah 3 dini hari, si Farid mendapat telpon dari bosnya (ini bos kagak tidur apa yak -_-"), kalau salah satu teknisinya terkena stroke dan dirawat di UGD RS Krakatau Cilegon. Awalnya teman saya ini ingin pergi sendiri namun akhirnya kamipun bersama-sama menemani, hitung-hitung jalan-jalan di hari minggu hehehehe. Sayapun yang awalnya memang baru pulang dr bogor hanya tertidur pulas selama di mobil sampai di Cilegon kurang lebih jam 4 (yang nyetir si Ricky dr jakarta ke cilegon 1.5 jam gileee ajee sampe tembus 120km/jam -_-"). Kemudian sampai di RS Krakatau, si Farid masuk ke dalam, tp kami melanjutkan tidur di mobil, hingga kurang lebih jam 6an si farid membangunkan kami di mobil 




Kamis, 20 Maret 2014

One of the best day off (Part 1)

Ta..Da...
Saya muncul lagi ke permukaan di ajang persilatan dan perblogan. Rada absurd sih pembukaannya, tp ya namanya orang ngeblog ya jadi bebas-bebas aja lah ya, mau pake bahasa indonesia, mau pake bahasa alay, mau pake bahasa gaul, bahasa inggris, bahasa prancis, bahasa korea, bahasa china, bahasa isyarat (mulai ga masuk akal) ataupun bahasa kalbu( ah, ciyeeeee).

Suatu blog normalnya akan dimulai dengan pembukaan untuk menjelaskan mengapa saya memilih judul tersebut. Kenapa one of the best day off? yah karena kan saya dapet day off ga cuma saat ini aja *amiiinn*. Dan saya berharap setiap saya Off day dari pekerjaan, saya bisa menyusuri keindahan dan keberagaman suku, budaya yang ada di Seluruh dunia (namanya mimpi boleh tinggi-tinggi kan yak). karena sesuai dengan harapan dan resolusi saya pada tulisan sayang yang ini di point 4 dan 5 saya emang punya ancang-ancang untuk go travelling baik di Indonesia atau di Luar Indonesia. Alhamdulillah sih untuk Day off yang sekarang udah bisa ngejalanin yang point ke 5. nah makanya saya mau cerita dsini soal travelling kemaren.

Waktu itu saya dapet off kira-kira tanggal 11 Februari 2014, seperti biasa saya mampir rumah dulu di Balikpapan. kebetulan ada Mbah Suliana (Mbah Putri dari ibu) lagi kerumah karena ayah dan ibu mengadakan selametan pembukaan Ruko di Martadinata. Alhamdulillah bisa ketemu mbah setelah berbulan-bulan ga ketemu itu sesuatu (ceileh Syahrini bang). Terus kemudian kembali ke jakarta tanggal 13 Februari, dan kebetulan banget ayah mau ke Palembang, dan Pesawat Garuda Indonesianya transit di jakarta dulu sebelum di transfer ke penerbangan selanjutnya ke Palembang. jadi kamipun berangkat bersamaan ke Jakarta waktu itu.
 
 Sambil nunggu pesawat, selfie ala oscar 2014

Dan yang menyenangkan kali ini adalah saya menaiki pesawat yang catnya vintage banget dan juga masih pakai logo garuda yang lama (sebenernya antara seneng dan takut sih soalnya takut ini pesawat lama yg dioperasikan lagi).

Penampakan pesawat Garuda, Old School banget!!!

Namun sedikit kekhawatiran saya ternyata tidak terbukti dengan sampainya saya di Bandara International Soekarno Hatta di jakarta.

Setelah itu beberapa hari kemudia saya merencanakan untuk pergi ke Bogor dengan salah satu wanita yang sedang saya dekati (ehemm ehemmm kasih tau ga yaa?). Rencananya sih cuma pengen ke kedai kita buat wisata kuliner. Kata dia Pizza Kayu bakarnya enak. Dan bergegaslah kami di hari sabtu yang agaknya kurang bersahabat itu (soalnya ujan gerimis) untuk naik busway dari Shelter Deplu ke Juanda karena kami akan melanjutkan perjalanan naik KRL ke Bogor via Stasiun Juanda. Btw, ini pengalaman pertama saya buat naik KRL, dan agak sedikit cemas karena kalau liat di tipi-tipi katanya kalau KRL itu rame bgt. Ternyata setelah dijelaskan oleh si dia (uhuk-uhuk), KRL ramai kalau jam pergi kerja dan pulang kerja saja, tp kalau sabtu minggu sepi. Benar saja, ketika saya membayar Rp 9500/org (Rp 5000 untuk deposit kartu jadi harga per 1x perjalanan Rp 4500) dan menunggu KRL di jalur 2, ternyata memang sepi, bahkan cenderung nyaman karena kursinya empuk serta dilengkapi AC.
Penampakan KRL menuju Bogor, Lets Go!!!

Sesampainya di Stasiun Bogor, kami berdua celingak celinguk, karena jujur saja kami berdua belum pernah ada yang pergi ke bogor hahahahahaa. Tapi bermodalkan tanya-tanya sama orang sekitar (dan kebetulan juga sudah dikasih tau ancer-ancernya sama temen yg org bogor) kamipun bergegas menaiki angkot yang menuju ke arah taman wisma kencana (CMIIW). cuma berjalan beberapa meter saja, kamipun sampai di Kedai kita, dan langsung saja memesan Pizza kayu bakar BBQ dan Lasagna.
Kelihatannya porsinya kecil ya difoto, padahal kami berdua makan langsung kekenyangan -_-"

Setelah selesai untuk berburu kuliner ini, kamipun kemudian bingung. Bingung karena tidak tahu harus kemana lagi setelah itu hahahaha. Tapi kamipun memutuskan untuk sholat dulu karena sudah waktunya untuk Dzuhur (kebetulan waktu itu dia lagi ga sholat jadi cm nemenin saya aja, duh calon istri sholehah dan setia banget deh hihihihihi). Setelah tanya kesana kemari, kamipun diberi petunjuk untuk arah ke mesjid terdekat, and you know what? itu mesjid adanya dibawah jurang gitu dan harus ngelewatin beribu-ribu anak tangga(kemudian lebay). Yah tp namanya ibadah harus tetap ditegakkan walau rintangan menghadang (tsaaaahhh *mbenerin peci*). Setelah selesai menunaikan sholat, saya langsung buka google buat tau ada apa aja disekitar Bogor dan juga bertanya kepada teman saya yg anak bogor. Dan kamipun memutuskan untuk ke Kebun Raya Bogor.
Terimakasih sudah difotoin :)

Aslinya  juga ga terlalu paham sih mau ngapain dsini, dan lagian juga si cewek yang disebelah saya ini diceritain sama temennya klo Kebun Raya Bogor itu luas banget jadi bakalan capek klo jalan kaki. yah tapi namanya udah ke bogor masa ga nyobain ke kebun raya hehehehe. Akhirnya setelah membayar tiket Rp 14.000/org (apabila ingin berkeliling dengan menggunakan kereta keliling dikenakan biaya Rp 30.000/org) kamipun masuk ke sana. Yang pertama kali dicari yaitu peta!!!
Biar ga tersesat dan tau harus kemana :D


Minggu, 09 Februari 2014

Bali, Here I come!!!

Beberapa hari yang lalu tiba - tiba ada temen yang nge-chat di FB. eh, ternyata si Edda, salah satu temen saya asal Norway yang waktu bareng training di Houston. Dia nanya kabar saya, tapi saya berpikir waktu itu hanya chatting biasa karena mungkin mau menanyakan kabar saja. 

Yang namanya Edda yg ngerangkul saya :)

Ternyata si Edda ini akan mengikuti SurfCamp di Bali 17 Februari nanti selama seminggu. Dan dia menanyakan apakah saya bisa meluangkan waktu untuk bertemu dia di Bali. Ya, waktu itu sih saya jawabnya, "okey, I will go if I got my off day". 

Iya, karena notabene pekerjaan di lapangan seperti saya ini tidak menentu, karena terkadang bisa dapet jadwal 3 minggu ke lapangan kemudian 2 minggu off, tp kadang bisa off sampai 1 bulan juga. Tentu saja dia mengerti, karena dia juga bekerja di Lapangan, walaupun untuk sistem di Norway itu sudah reguler, 2 Minggu on, 4 minggu off. atau terkadang para norway ini bilang, "uh, lucky us". 

Kebetulan juga waktu itu saya belum tau kapan saya akan mendapatkan off. Kemudian saya menyampaikan kabar ini kepada teman Indonesia yang lain, Putu dan Febry yang juga mengenal Edda karena kita 1 kelas waktu training di Houston. Si Febry kebetulan baru naik 1 minggu di LMP Lamongan, dan dia bilang kalau 3 minggu ya berarti sampai tgl 17 Februari. So, katanya dia kalau memang off ditanggal segitu dia akan ikut bergabung buat ke Bali. 

Sayapun segera menghubungi Putu yang waktu itu lagi naik ke Rig Bormindo 3 di daerah mutiara (Handil). Dia bilang kalau sesuai perkiraan 3 minggu ngebor sampai TD sih sama juga sekitar tangal 17/18 sudah release. dan dia bilang lebih baik ketemu di lombok karena kan di minggu keduanya si Edda free (hanya 1 minggu pertama dia sibuk ikut Surfcamp). wah, saya fikir ide bagus juga tuh. Tapi setelah kemaren saya dapet info kalau akan off mulai tanggal 12 Februari, saya jadi bingung, kalau misal ide Putu di realisasikan, kemungkinan akan kepotong sama waktunya saya sudah harus naik lagi ke Lapangan di tanggal 26 Feb. 

Jadinya ahirnya saya mempersiapkan Itinerary untuk ke Bali di pertengahan minggu ketiga bulan februari. Rencananya tanggal 16 Feb saya akan berangkat dari Stasiun Senen Jakarta sekitar jam 22.00 menuju ke Jogja. Kenapa Jogja? soalnya kebetulan mau main-main kesana juga ketemu temen sambil ngasih oleh-oleh dari Houston yang ga pernah kesampaian buat dikasih. kira-kira bakal sampai di Jogja tgl 17 Pagi jam 8. Nantinya bakalan dijemput sama temen yang ada disana, trus abis gitu jalan-jalan keliling jogja sembari menghabiskan waktu untuk menunggu kereta dari Jogja keesokan paginya tanggal 18 ke Surabaya. Lah? abis ke Jogja, ke Surabaya lagi? hahahaha, absurd memang sih rencana saya kali ini. Saya ke surabaya karena rencananya akan menjemput Febry dulu, sehingga mulai dari surabaya tanggal 19 Februari, baru kemudian akan ke Denpasar. 

Tapi barusan dapet BBM dari temen saya si Bandi yang merupakan pemilik usaha Travel Faveticket kalo ada tiket tgl 18 Februari dari Jakarta langsung Surabaya cuma 190K aja. lah makin galau iki jadinya gimana. hehehehehe.. trus juga Putu ternyata sekarang di Bali karena Neneknya meninggal dan harus segera menuju bali. Jadinya kan saya makin galau apakah harus langung ke bali baru kemudian kembalinya yang melewati Surabaya dan Jogja? yah Apapun itu, Bali, Here I Come!!! 

 Fikipikiviki :D

Kamis, 16 Januari 2014

Selalu Menggampangkan

Mungkin terdengar aneh ya karena frase menggampangkan itu sendiri memang jarang sekali kita gunakan, cenderung yang kita pakai adalah menyepelekan... Hahahaha...

Okelah, fokus sama ceritanya aja jangan sama frasenya.. Hehehehe.. Kenapa jadi tertarik buat bahas judul tersebut?? Mungkin bisa dibilang saya ini termasuk orang yang seperti itu ya, terlalu mentepelekan segala sesuatu.. Terkadang ada tugas yg harus dikerjakan dalam seminggu, baru akan saya selesaikan dalam 2 hari terakhir saja.. Hal ini sebenernya ga baik buat kita lhoo... Karena nantinya kalau pekerjaan itu tidak selesai tepat waktu, pasti kita akan menyesal dan mengatakan "kenapa ga dari kemaren-kemaren ya aku selesaiin?"

Well, yang namanya penyesalan always came last.. Anehnya selalu kayak gitu sih.. Jarang bgt belajar dari pengalaman.. 

Semoga kedepannya saya atau mungkin kita semua ga seperti itu lagi ya guys... Harus bisa memprioritaskan mana yg penting dan mana yg harus dikurangi...

Fikipikiviki :)

Selasa, 14 Januari 2014

Masihkah bangsa ini bermoral??

Suatu sore yg lumayan cerah, saya ingat betul kemarin itu libur tanggal merah karena memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW... Saya habis jalan-jalan sama seorang teman yg akhir-akhir ini memang sedang saya dekati... 


Setelah mengantarkan balik ke kosannya dia, saya bergegas menuju pinggir jalan untuk kembali ke tampat dimana saya tinggal menggunakan kopaja P20.. Saya dan P20 sudah seperti sahabat sejati, semenjak masuk Halliburton, saya naik P20, kemudian mengurus Passport dan Visa juga naiknya P20, soalnya kebetulan bgt memang rute yg dilewati selalu bisa dicapai oleh kendaraan tersebut... Sampai akhir-akhir ini ketika saya mau berkunjung ke rumah teman baik saya itu, juga menggunakan P20...

Nah, singkat cerita saya akhirnya naik ke P20, namun tidak mendapatkan tempat duduk sehingga harus berdiri.. Ini sudah biasa, lagian juga menurut saya walaupun berdiri masih tetap nyaman karena P20 ini dilengkapi AC.. Sehingga dingin...

Sampailah P20 ini di daerah sekitar taman menteng, daerah ini memang terkenal sering macet karena merupakan salah satu akses jalan menuju Kuningan, dan juga sering sekali di jalan itu banyak mobil yg parkir sehingga memakan 1 jalur dan hanya bisa dilewati 1 jalurnya saja.. 

Waktu itu bnyk anak2 kecil mungkin umur 12 keatas, sekitar SMP awal lah... Mereka ketika berjalan bergerombol, memang berada di jalan sehingga waktu itu supir P20 menegur demi keselamatan mereka juga tentunya...

Saya pikir waktu itu anak-anak itu memang akan menepi karena mereka tahu sudah diingatkan untuk menepi, namun ternyata seketika mereka mencari batu dan kayu yg berada disekitar untuk kemudian akhirnya melempari kopaja tersebut dan memukuli lampu belakang...

Saya terkejut bukan kepalang, merasa aneh, merasa marah, merasa benci... Apa yang ada dipikiran mereka sehingga niat baik sang supir dibalas dengan melempar dan menghancurkan?? 

Apa yang salah dengan negara ini? Anak-anak sekecil itu kini sudah berlagak seperti jagoan kampung... Jagoan jalanan yang suka melakukan kekerasan..  Tak lagi punya rasa takut, namun membela harga diri dan kelompok yg tak jelas maksudnya... 

Apalagi yang bisa dibanggakan dari negara ini? Disetiap lini kini moral sudah tercabik-cabik... Korupsi dimana-mana, beberapa pejabat punya istri dan simpanan dimana-mana... Mereka masih memikirkan hidupnya sendiri padahal dulunya berjanji mau mensejahterakan rakyatnya... Kemana larinya moral bangsa ini?

Masihkah bangsa ini BERMORAL???

fikipikiviki :(


Pengikut